Wednesday, December 1, 2010

Teknik Pemeriksaan CT-Scan Thorax

A. Pengertian 
Teknik pemeriksaan CT-SCAN thorax adalah teknik pemeriksaan secara radiologi untuk mendapatkan informasi anatomis irisan crossectional atau penampang aksial thorax. 

B. Indikasi Pemeriksaan 
  • Tumor, massa 
  • Aneurisma 
  • Abses 
  • Lesi pada hilus atau mediastinal 

C. Persiapan Pemeriksaan (Rasad, S, 2000) 

1. Persiapan Pasien 

Tidak ada persiapan khusus bagi penderita, hanya saja instruksi-instruksi yang menyangkut posisi penderita dan prosedur pemeriksaan harus diberitahukan dengan jelas. Penderita melepaskan aksesoris seperti kalung, bra dan mengganti baju dengan baju khusus pasien supaya tidak menyebabkan timbulnya artefak. 

2. Persiapan alat dan bahan 

Alat dan bahan untuk pemeriksaan CT-Scan thorax diantaranya: 
  • Pesawat CT-Scan 
  • Tabung oksigen
  • Media kontras 
  • Alat-alat Suntik 
  • Spuit
  • Kassa dan kapas 
  • Alkohol 

3. Persiapan Media Kontras 
Penggunaan media kontras dalam pemeriksaan CT-Scan diperlukan untuk menampakkan struktur-struktur anatomi tubuh seperti pembuluh darah dan organ-organ lainnya dapat dibedakan dengan jelas.
Teknik injeksi intravena : 
  • Jenis media kontras : media kontras dengan osmolaritas rendah 
  • Volume media kontras : 80 – 100 ml 
  • Injeksi rata-rata (kecepatan) : 2 ml / detik 
  • Waktu Scan : melakukan scanning pada saat 25 detik setelah pemasukan awal media kontras (delay). 

D. Teknik Pemeriksaan 
  1. Posisi pasien : Supine diatas meja pemeriksaan dengan posisi kepala dekat dengan gantry. 
  2. Posisi objek : 
    • Mengatur pasien sehingga Mid Sagital Plane (MSP) tubuh sejajar dengan lampu indicator longitudinal. Kedua tangan pasien di atas kepala. 
    • Memfiksasi lutut dengan menggunakan body clem.
    • Menjelaskan kepada pasien untuk inspirasi penuh dan tahan nafas pada saat pemeriksaan berlangsung.
  3. Scan Parameter Scan parameter pemeriksaan CT-Scan thorax adalah seperti tercantum pada tabel dibawah ini :
  • Foto sebelum dan sesudah memasukkan Media Kontras Kasus seperti tumor dibuat foto sebelum dan sesudah pemasukan media kontras. Tujuan dibuat foto sebelum dan sesudah media kontras adalah untuk melihat apakah ada jaringan yang menyerap kontras banyak, sedikit atau tidak sama sekali.
Gambar yang dihasilkan dalam pemeriksaan CT-Scan Thorax dapat diwakili beberapa kriteria : 
  • Potongan axial 1
    • Merupakan bagian paling superior dari thorax yang disebut apeks paru-paru. Kriteria gambar yang tampak adalah (A) vena jugularis interna kanan, (B) arteri karotis komunis kanan, (C) Trakhea, (D) Sternum, (E) Sternoklavikula joint, (F) klavikula, (G) Vena jugularis interna kiri, (H) arteri subklavikula kiri, (I) arteri karotis komunis kiri, (J) vertebra thorakal II – thorakal III, (K) arteri subklavia kanan, (L) prosesus acromion dari scapula, dan (M) caput humerus.
  • Potongan axial 3
    • Kriteria yang tampak antara lain (A) vena brachiocephalic kanan (dengan media kontras), (B) arteri innominata, (C) manubrium sterni, (D) Vena brachiophelic kiri, (E) Arteri komunis karotis kiri, (F) arteri subklavia kiri, (G) oesofagus, (H) vertebra thorakal III-thorakal IV, dan (I) trakhea.
  • Potongan axial 5
    • Kriteria gambar yang tampak adalah (A) vena kava superior, (B) Aorta ascenden, (C) Corpus sternum, (D) Window aortopulmonary, (E) oesoagus, (F) aorta descenden, (G) vertebra thorakal IV-thorakal V, dan (H) Trakhea.
  • Potongan axial 7
    • Kriteria gambar yang tampak antara lain (A) Vena kava superior, (B) Aorta ascenden, (C) arteri pulmonari utama, (D) Vena pulmonari kiri, (E) arteri pulmonari kiri, (F) aorta descenden, (G) Vertebra thorakal VI-thorakal VII, (H) Vena azygos, (I) oesofagus, (J) arteri pulmonari kanan.
  • Potongan axial 10
    • Kriteria Gambar yang tampak adalah (A) Vena kava inferior, (B) atrium kanan, (C) Katup trikuspidalis, (D) perikardium, (E) ventrikel kanan, (F) septum interventrikular, (G) ventrikel kiri, (H) atrium kiri, (I) aorta descenden, (J) vertebra thorakal IX-thorakal X, (K) Oesofagus, (L) hemidiafragma kanan.

4 komentar:

trimaksihhh...sangattt bermanfaat..

mau nanya klo sekarang harganya berapa ya?

tak seluruhnya kutil kelamin bisa menciptakan kanker, tapi ada sekian banyak tipe kutil kelamin yg bisa menjemput kanker leher uterus atau serviks, sedang kanker guna anus dan penis. WHO (World Health Organisation) menyukat seputar 99 % kejadian kanker serviks bersambung dgn ketimbis kutil kelamin genital.

Gejala-gejala abses HPV atau kutil kelamin

- HPV condong tak memunculkan pertanda maka aneh disadari oleh pesakit. system ketahanan badan kita tambah kebanyakan dapat membasmi timbil HPV sebelum virus ini menyusun simptom maka tak butuh penanganan.
- apabila nanah HPV hingga untuk step memunculkan simptom, gelagat mutlak merupakan tumbuhnya kutil. tipe kutil terbelah ke pada empat jenis, yakni kutil natural, kutil kelamin, kutil plantar atau silau ikan, dan kutil pipih. kualitas kulit yg ditumbuhi kutil dapat terasa norak, menohok, dan agak menonjol.
- Kutil kelamin dan kutil pipih kebanyakan tak terasa sakit. Kutil kelamin cuma terasa gatal. Kutil plantar yg berkembang bagi tapak ceker tidak jarang memunculkan rasa sakit paling utama kala berjalan.
- apabila kutil yg kamu kesengsaraan terasa sakit, gatal atau menghantui tampilan, hubungilah dokter kepada meraih pengelolaan yg tepat.
- tidak cuma menurunkan kutil, tersedia dua tipe barah HPV buat kelamin yg jadi pemicu mutlak kanker serviks yakni HPV 16 dan 18. tipe HPV ini rata rata tak menumbuhkan kutil atau gejala-gejala lain maka susah disadari oleh sejumlah perempuan.

Bila pertanyaan masih belum sanggup terpecahkan serta-merta menghubungi dokter spesialis Klinik apollo pada wawancara lebih lanjut di Hotline No. (021)-62303060.

Pengobatan kulup di apollo | obati kulup panjang

Ejakulasi dini dan penanganannya | Klinik sunat apollo jakarta pusat

Konsultasi dokter spesialis | Free Chat

Post a Comment

Terimakasih telah mampir. Silahkan berikan komentar anda. Salam.