Friday, March 4, 2011

Dasar-Dasar Mamography

Pengertian
Pengertian mamografi adalah merupakan pemeriksaan secara radiagrafis dari kelenjar payudara untuk mendeteksi secara dini semua kelainan yang ada pada payudara bahkan sampai pada kemungkinan untuk membedakan tumor yang bersifat ganas dan tidak ganas ( Pearce, 1999 ). 


Unit rontgen yang dirancang khusus untuk mamografi, meliputi faktor:
1. Kapasitas pesawat 
Biasanya pesawat mamografi dibuat dengan tegangan antara 25 – 35 Kvp: 
  • Ukuran fokus dari pesawat mamografi bervariasi antara 0,1 mm X 0,1 mm. Ukuran fokus kecil diperlukan untuk mendapatkan ketajaman yang baik dari organ. 
  • Pembatas sinar 
    • Pembatas sinar pada pesawat mamografi berupa konus yang dapat diganti-ganti sesuai dengan besarnya ukuran payudara. 
  • Filter 
    • Filter pada pesawat mamografi dimaksudkan untuk mendapatkan kualitas berkas yang sesuai dengan keperluan, sehingga sinar-X yang mengenai film akan diserap oleh filter, sebab apabila tidak diserap sinarnya akan menambah beban radiasi penderita,. Filter yang digunakkan adalah molybdenum. 
  • Alat kompresi 
    • Alat kompresi ini dimaksudkan untuk menghilangkan kerutan-kerutan pada kulit, menahan bagian payudara agar tidak bergerak dan untuk mendapatkan penampang payudara yang lebih luas. Alat tersebut dibuat dari bahan yang homogen intensitasnya dan transparan sehingga tidak memberikan bayangan yang mengganggu gambar. 
  • Grid 
    • Untuk menyaring sinar hambar maka diantara obyek dan film ditempatkan grid dengan ratio 3,5
    • Untuk mamografi menggunakan grid yang bergerak (bucky) yang pergerakannya sudah diatur secara tersendiri oleh rangkaian pesawat tersebut. 
  • Film 
    • Film yang digunakan dalam mamografi biasanya tanpa lembaran penguat dengan emulsi tunggal. Hal ini dimaksudkan untuk mendapatkan kontras dan detail yang tinggi dalam radiograf. 
      • Low speed film : 2000 mAS 
      • Intermediate non screen film : 500 mAS 
      • Conventional non screen film : 200 mAS 
2. Teknik pemotretan
  • Proyeksi supero inferior (cranio caudal) 
    • Tujuannya: memperlihatkan struktur jaringan payudara dengan jelas dilihat dari pandangan supero inferior. 
  • Proyeksi medio lateral
    • Tujuannya: memperlihatkan struktur payudara terutama daerah lateral. 
  • Proyeksi latero medial 
    • Tujuannya: memperlihatkan struktur payudara dengan jelas terutama pada daerah medial. 
  • Proyeksi aksila 
    • Tujuannya: untuk memperlihatkan kelenjar limfe aksila. 
  • Proyeksi medio lateral oblik 
    • Tujuannya: untuk memperlihatkan gambaran oblik struktur payudara dan sebagian dari axilla.

0 komentar:

Post a Comment

Terimakasih telah mampir. Silahkan berikan komentar anda. Salam.